BAB II
PEMBAHASAN
A. PENGERTIAN METODE
DEMOSTRASI
Metode
demonstrasi adalah metode mengajar yang menggunakan peragaan untuk memperjelas
suatu pengertian atau untuk memperlihatkan bagaimana melakukan
sesuatu kepada anak
didik. Dengan menggunakan metode demonstrasi,
guru atau murid
memperlihatkan kepada seluruh anggota kelas
mengenai suatu proses,
misalnya bagaimana cara
sholat yang sesuai dengan ajaran Rasulullah SAW.(1) Menurut istilah yang
lain metode demostrasi adalah metode yang digunakan
untuk membelajarkan peserta dengan cara menceritakan dan memperagakan suatu
langkah-langkah pengerjaan sesuatu.(2)
Dari uraian
dan definisi di
atas, dapat dipahami
bahwa metode demonstrasi adalah
dimana seorang guru
memperagakan langsung suatu hal
yang kemudian diikuti
oleh murid sehingga
ilmu atau keterampilan yang didemonstrasikan lebih
bermakna dalam ingatan
masing-masing murid.
B. LANGKAH-LANGKAH
Untuk
melaksanakan metode demostrasi yang baik atau efektif, ada beberapa langkah
yang harus dipahami dan digunakan oleh guru. Langkah-langkah tersebut adalah:
1.
Merumuskan dengan jelas kecakapan dan atau
keterampilan apa yang diharapkan dicapai oleh siswa sesudah demostrasi itu
dilakukan.
2.
Mempertimbangkan dengan sungguh-sungguh, apakah metode
itu wajar dipergunakan dan apakah ia merupakan metode yang paling efektif untuk
mencapai tujuan yang dirumuskan
3.
Alat-alat yang dipergunakan untuk demostrasi itu bisa
didapat dengan mudah dan sudah dicoba terlebih dahulu supaya waktu diadakan
demostrasi tidak gagal.
4.
Jumlah siswa memungkinkan untuk diadakan demostrasi
dengan jelas
5.
Menetapkan garis-garis besar langkah-langkah yang akan
dilaksanakan, sebaiknya sebelum demostrasi dilakukan, sudah dicoba terlebih
dahulu supaya tidak gagal pada waktunya.
Menetapkan garis-garis besar langkah-langkah yang akan
dilaksanakan, sebaiknya sebelum demostrasi dilakukan, sudah dicoba terlebih
dahulu supaya tidak gagal pada waktunya.
6.
Memperhitungkan waktu yang dibutuhkan, apakah tersedia
waktu yang memberi kesempatan kepada siswa mengajukan pertanyaan-pertanyaan dan
komentar selama dan sesudah demostrasi.
7.
Selama demostrasi berlangsung, hal-hal yang harus
diperhatikan:
a)
Keterangan-keterangan dapat didengar dengan jelas oleh
siswa
b)
Alat-alat telah ditempatkan pada posisi yang baik,
sehingga setiap siswwa dapat melihat dengan jelas
c)
Telah disarankan kepada siswa untuk membuat catatan
penting seperlunya.
8.
Menetapkan rencana untuk menilai kemajuan siswa.
Sering perlu diadakan diskusi sesudah demostrasi berlangsung atau siswa mencoba
melakukan demostrasi. (3)
C. KELEBIHAN
a.
Perhatian
siswa lebih dapat terpusatkan pada pelajaran yang diberikan.
b.
Kesalahan-kesalahan
yang terjadi bila pelajaran itu diceramahkan dapat diatasi melalui pengamatan
dan contoh yang konkrit.
c.
Memberi
motivasi yang kuat untuk siswa agar lebih giat belajar.
d.
Siswa dapat
berpartisipasi aktif dan memperoleh pengalaman langsung. (4)
D. KELEMAHAN
a.
Bila alatnya
terlalu kecil atau penempatannya kurang tepat menyebabkan demonstrasi itu tidak
dapat dilihat jelas oleh seluruh siswa.
b.
Bila waktu
tidak tersedia cukup, maka demonstrasi akan berlangsung terputus-putus atau
berjalan tergesa-gesa. (5)
E. ANALISIS
1. Kemampuan
guru yang perlu diperhatikan dalam menunjung keberhasilan demonstrasi di
antaranya:
a.
Mampu secara proses tentang topik yang dipraktekkan.
b.
Mampu mengelola kelas, menguasai siswa secara
menyeluruh.
c.
Mampu menggunakan alat bantu yang digunakan.
d.
Mampu melaksanakan penilaian proses
2. Kondisi dan
kemampuan siswa yang harus diperhatikan untuk menunjang demonstrasi,
diantaranya adalah:
a. Siswa memiliki
motivasi, perhatian dan minat terhadap topik yang didemonstrasikan.
b. Memahami
tentang tujuan/maksud yang akan didemonstrasikan.
c. Mampu mengamati
proses yang dilakukan oleh guru.
d. Mampu
mengidentifikasi kondisi dan alat yang digunakan dalam demonstrasi. (6)
3.
Untuk melaksanakan metode demonstrasi memerlukan
persiapan yang cukup matang, sehingga guru harus mampu menentukan atau memilih
topik yang benar-benar bisa diterapkan dengan model demonstrasi dalam proses
belajar mengajar sehingga diperoleh hasil yang optimal.
4.
Dalam rangka meningkatkan prestasi belajar siswa, guru
hendaknya lebih sering melatih siswa dengan berbagai metode pembelajaran, walau
dalam taraf yang sederhana, dimana siswa nantinya dapat menemukan
pengetahuan baru, memperoleh konsep dan keterampilan, sehingga siswa berhasil
atau mampu memecahkan masalah-masalah yang dihadapinya. (7)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar